Merauke, 15 Juli 2026 – Komando Daerah Maritim (Kodaeral) XI menyelenggarakan Acara Penyumpahan Perwira Kodaeral XI dan Jajaran sebagai Penyidik Tindak Pidana Tertentu di Laut Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Markas Kodaeral XI, Jalan Noari, Kelurahan Karang Indah, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Kegiatan yang dipimpin oleh Komandan Kodaeral XI, Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P., tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan timur. Acara dihadiri sekitar 70 peserta yang terdiri dari pejabat utama Kodaeral XI, para perwira, serta unsur penegak hukum, termasuk Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Merauke, Yang Melfarian, S.H.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada pimpinan acara, laporan perwira tertua, kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyumpahan para perwira sebagai Penyidik Tindak Pidana Tertentu di Laut, serta penandatanganan berita acara sebagai bentuk pengesahan pengambilan sumpah.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodaeral XI membacakan amanat Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI). Dalam amanatnya disampaikan bahwa pengambilan sumpah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan merupakan amanah negara yang harus dipertanggungjawabkan secara moral, hukum, dan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa para perwira penyidik memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan penegakan hukum di wilayah laut yang saat ini menghadapi tantangan semakin kompleks. Oleh karena itu, setiap penyidik dituntut untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, objektivitas, serta melaksanakan proses penyidikan secara cermat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui penyumpahan ini, diharapkan para perwira yang telah memperoleh kewenangan sebagai Penyidik Tindak Pidana Tertentu di Laut mampu menjalankan tugas secara optimal dalam mendukung penegakan hukum maritim, melindungi sumber daya kelautan, serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perairan.
Acara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan lancar hingga ditutup dengan foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antarinstansi dalam penegakan hukum di laut.
| Hari ini | 8 |
| Kemarin | 122 |
| Minggu ini | 663 |
| Bulan ini | 1602 |
| Total | 11421 |